Fajar menggamit kalbuku,
Embun dingin berkilauan,
Seperti permata di hujung dedaunan.
Satu demi satu,
Bintang-bintang kejora yang bertaburan,
Berselindung dibalik cahaya mentari dan awan.
Teras hatiku diselimuti syahdu,
Merindui kekasih nan jauh di rantauan,
Hajat hati ingin melihat ikhlasnya senyuman.
Aku terdiam dan terpaku,
Mengamati mentari yang kian menjelma,
Memuji keaggungan ciptaan-Nya.
Ombak yang menderu,
Sampaikan salam rinduku kepadanya,
Dengan doa agar dilindungi sepanjang masa.
No comments:
Post a Comment