Tuesday, 26 January 2016

ODE TO DIAMOND DOGS


Tuesday, 11 August 2015

LAKARAN HIDUP DI KOTA



Ini kisah sedih seorang anak muda
Yang hidupnya tenggelam bersama ibu kota
Lupa akan tujuanya
Segala janji tiada lagi di kota.

Tibanya di kota ini untuk meraih kejayaan
Namun kejayaan itu tiada berkesudahan
Dalam diam ia memamah kehidupan
Hingga harta dan pangkat menjadi pujaan.

Siangnya digerumuni oleh manusia
Malamnya diselimuti oleh sinaran cahaya
Tiada lagi masa untuk menyembah yang Esa
Tiada pula ia menyesalinya.

Hidupnya yang dahulu hina dina
Kini berubah menjadi kaya raya
Tapi sayang ia sudah lupa
Bezanya permata dan kaca.

Hingga datang suatu hari
Semua kekayaan itu pergi
Tinggalah anak muda itu sendiri
Tanpa harta dan harga diri.

Kini sudah tiada lagi tempat untuk di tuju
Hanya berlegar dicelah-celah kaki ibu kota
Merayau meminta belas kasihan
Umpama seorang hamba yang tiada bertuan.

Hidup di kota tak seindah bicara
Kalau terang belum tentu cahaya
Kalau kelam belum tentu gelap gulita
Hakikat hidup belum tentu seindah lakaran yang tercipta. 

Monday, 10 August 2015

KISAH DI TAMAN PERANGINAN TASIK LAMA




Perjalanan petang tadi
Telah menabur bayangan hidup kita
Teliga yang kecil ini
Menjadi saksi atas songehan yang bercelaru di dalam minda.

Meraka datang ke sini
Membawa bekal untuk jadi luahan
Tanpa disedari
Masalah itu bukanlah seluas lautan.

Aku mendengar kisah tentang
Pangkat
Harta kekayaan
Kejayaan
Percintaan
Kekeluargan
Ragam perangai rakan sepejabat.

Sudah lumrah ia diperkatakan
Namun aku hanya menjadi pendengar bisu
Yang melihat dirinya sama seperti yang dikatakan
Tapi aku diam
Bukan kerana aku bisu
Tapi aku diam
Kerana aku tak ingin tahu.

Friday, 15 May 2015

Masa


Masa...
Ia besuara
Tapi tidak bermulut
Ia bertangan
Tapi tidak berkaki
Ia mendatar
Tapi tidak berbukit bukau
Ia kehadapan
Tapi tidak mundur
Ia menjadi saksi
Tapi tidak melihat
Ia ditunggu
Tapi tidak menunggu
Ia ibarat emas
Tapi tidak dihargai
Ia dikejar
Tapi akhirat ditinggal
Ia memanggil
Tapi tidak dipeduli
Ia dijanjihi
Tapi tidak ditepati
Ia dijadikan alasan
Tapi tidak dilaksanakan
Itulah lumrahnya masa

Thursday, 9 April 2015

Does it make you happy?


Does it make you happy
To be by your love ones
To be there for others
To pick up those who fell down
To simply be by your mother

Does it make you happy
When someone left you
When it is cold in a rainy night
When there are so many things to do
When the end of the tunnel's light is too bright

Does it make you happy
For a smile we donate
For any goodness we did
For those times we celebrate
For a memory that never fade

Does it make you happy
In terms of money
In terms of nature
In terms of joy
In terms of adventure

Does it make you happy
When people make you laugh
When people show that they care
When people learn to love
When people are equal and fair

What is it that makes you happy?

Wednesday, 8 April 2015

What is home


What is home
A place to unwind our consciousness
A place where judgement is laid to rest
A place to get away from your troubles
A place we consider the best.
What is home
Being together with our love ones
Being safe from the outside world
Being able to witness the rising of the sun
Being connected with our soul
What is home
It is where the heart is
It is where we forgive
It is where everything matters
It is where we forget
What is home to you?

Monday, 30 March 2015

Hikayat di bahtera Jumantara 3

Gelora ombak kini menjadi tenang
Langit pula membiru
Burung camar riang berterbangan
Berbulan-bulan terasa seakan menghilang
Saatnya bahteraku untuk berlabuh
Setalh sekian lama merentasi lautan.

Begitu banyak dugaan yang datang
Sehingga diriku tak terlena
Setiap saat aku bergadai
Demi mencari kehidupan yang tak terlarang
Bersama itu aku redha
Namun hakikatnya kekalutan ini masih belum terlerai.

Setakat ini masih belum aku temui
Sebuah pangkalan mahupun pulau
Yang nanti sudi menerima bahtera dan diriku
Keresahan ini masih belum dapat aku takluki
sampai bila aku pun tak tahu
Ku  berharap sahaja perlayaran ini bakal ada tempat untuk di tuju.