Malam ini bulan bercahaya,
Angin bertiup selembut sutera,
Tapi mengapa hatiku resah gelisah,
Seperti daun-daunan yang gugur ke tanah.
Ayahku sudah tua,
Terbaring di atas katil bagai tiada nyawa,
Aku di sini bertemankan hati yang sebak,
Berharap agar ada lagi untuknya hari esok.
Tuhan maha pengasih,
Segalanya sudah tercatat bersih,
Aku hanya hamba mampu berdoa,
Agar masanya belum tiba.
Air mata tiada membawa erti,
Penyesalan patut hadir dalam jiwa ini,
Ketika dia memerlukan kasih,
Adakah diri ini sentiasa berada disisi?
Adalah dia di atas segalanya,
Aku hanya memohon peluang kedua,
walau apa pun yang akan terjadi aku mesti tabah,
Semoga esok masih lagi dapat mendakap sang ayah.
Monday, 26 April 2010
Sunday, 25 April 2010
Hanya memahami
Adakah mereka memahami,
Akan kerja yang kami lakukan,
Adakah mereka bersimpati,
Atas segala yang telah kami korbankan.
Haruskah diri ini bertelanjang,
Hanya untuk mencuri perhatian,
Sesungguhnya dunia ini amat gersang,
Seolah-olah mereka tidak menghiraukan apa itu kematian.
Sebelum duri menyapa ditapak kai,
Lihatlah pandangan di hadapanmu,
Sebelum ajal datang mengamit diri,
Adakah semua amalan kita dicatat dalam buku.
Tanyalah dari hati sendiri,
Adakah kita sempurna,
Adakah yang yang kita lakukan selama ini membawa erti,
Cuma Tuhan dan diri mu sendiri dapat menilainya.
Akan kerja yang kami lakukan,
Adakah mereka bersimpati,
Atas segala yang telah kami korbankan.
Haruskah diri ini bertelanjang,
Hanya untuk mencuri perhatian,
Sesungguhnya dunia ini amat gersang,
Seolah-olah mereka tidak menghiraukan apa itu kematian.
Sebelum duri menyapa ditapak kai,
Lihatlah pandangan di hadapanmu,
Sebelum ajal datang mengamit diri,
Adakah semua amalan kita dicatat dalam buku.
Tanyalah dari hati sendiri,
Adakah kita sempurna,
Adakah yang yang kita lakukan selama ini membawa erti,
Cuma Tuhan dan diri mu sendiri dapat menilainya.
Thursday, 15 April 2010
Endless moments
Tuesday, 13 April 2010
Endless moments
Monday, 12 April 2010
Respect
We noticed so many had change,
So many that we are not sure of it,
We care less than revenge,
Just to step away from all the heat.
It’s not every day,
It’s not always,
We live life this way,
You will be amaze.
People might not see through us,
They only know how to blame,
To them this life is like in a circus,
They play us like a game.
Respect is earn,
Just so we may look face to face,
Thrust is gain,
Just so we may follow into their pace.
My love for you will carry on,
No matter what I face each day,
Only that keeps me from breaking down,
And let it be that way.
So many that we are not sure of it,
We care less than revenge,
Just to step away from all the heat.
It’s not every day,
It’s not always,
We live life this way,
You will be amaze.
People might not see through us,
They only know how to blame,
To them this life is like in a circus,
They play us like a game.
Respect is earn,
Just so we may look face to face,
Thrust is gain,
Just so we may follow into their pace.
My love for you will carry on,
No matter what I face each day,
Only that keeps me from breaking down,
And let it be that way.
Sunday, 11 April 2010
Hingga ke hujung bumi
Bagai malam yang sunyi,
Nafasku tersentak seketika,
Air mata mula gugur kepipi,
Di sudut kegelapan itu mucul cahaya.
Ku sangkakan semuanya fatamorgana,
Kau hadir di hadapan ku,
Wajah mu terukir senyuman yang selalu ku damba,
Sekian lama kau pergi meninggalkan ku.
Hingga ke hujung bumi,
Cintamu tetap aku bawa,
Ini bukan sebuah janji,
Namun inilah yang nyata
Nafasku tersentak seketika,
Air mata mula gugur kepipi,
Di sudut kegelapan itu mucul cahaya.
Ku sangkakan semuanya fatamorgana,
Kau hadir di hadapan ku,
Wajah mu terukir senyuman yang selalu ku damba,
Sekian lama kau pergi meninggalkan ku.
Hingga ke hujung bumi,
Cintamu tetap aku bawa,
Ini bukan sebuah janji,
Namun inilah yang nyata
Saturday, 10 April 2010
Endless moments
Subscribe to:
Posts (Atom)


