Seekor burung kehilangan teman
Di suatu tempat bersama pilu
Dengan setia ia menanti
Walau embun semakin mendingin
Seandainya ia tahu
Bagaimana waktu dapat di ganti
Dalam perjalan yang tidak pasti
Ia merasa kehilangan
Ia berhenti mendendangan siulan merdu
Kini ia terbang sendiri
Setiap pagi hanya terdengar siulan penuh kesedihan
Ia berselindung di antara rapuhnya kayu.
Hari ini ia datang
Tapi bersama teman baharu
Bermain dan berseloka bersama
Alangnya indahnya hidup kita siang dan malam
Walaupun sedih datang bertalu
Akhirnya akan membawa makna.
.jpg)
No comments:
Post a Comment