
Di tempat ini
Semuanya bermula
Tanpaku sedari
Aku hampir binasa.
Jauh dari samudra
Walau dekat dengan cakra
Tapi aku masih terasa tercira
Terkapai-kapai mencari makna di tebing kuala.
Apakah aku yang leka
Ataupun dunia semakin jauh meninggalkanku
Sedangkan aku masih belum bersedia
Jiwaku masih kekosongan mencari erti cinta kepada-Mu.
Walau wong itu sehebat wali
Ia tidak akan membawaku ke Syurga
Kalau aku tidak membuka mata hati ini
Manakan dapat aku menyambut rahmat-Nya.
Sebagai manusia
Aku membuat dosa
Sebagai manusia
Aku terjebak dari membuatnya
Tapi aku tidak inggin gugur ke lembah neraka
Aku mahu hidup jauh dari seksa
Meratap wajah para Anbiya
Merekalah aku ingin berdampingan.
Di persimpangan ini
Aku hampir gugur
Tapi aku sempat kembali
Bangun dari mimpi yang tidak bermakna.
Akanku ubah nasib yang ada
Menuju jalan yang lebih bercahya
Cahyanya yang datang bukan dari godaan dunia
Tapi cahaya yang datang dari kerahmatan-Nya.
No comments:
Post a Comment