Sunday, 11 December 2011

Jeti sunyi


Di jeti itu
Tatkala embun membeku
Aku hadir dengan mengenggam harapan
Menanti suatu jawapan
Tapi ia tidak kunjung tiba
Hingga mentari menjelma.

Bertemankan suara kicauan burung
Air tasik yang tenang
Aku masih setia menanti
Walau dihujani sepi
Aku merenung ke dasar tasik
Cuma ada bayangan wajah sendiri.

Jeti ini terlalu sunyi
Untuk sekerat kehidupan berlabuh
Tanpa hadirnya harapan
Apalah gunanya sebuah impian
Kini aku tehenti di persimpangan
Terkedu melihat waktu yang berhamburan.

Dalam kesunyian yang pasrah
Sedang aku menyusun langkah
Engkau hadir menyahut diriku
Melambai-lambai ditengah tasik rindu
Namun ia tiada membawa erti lagi
Biarkanlah aku meninggalkan jeti yang sunyi ini
Bersama rindu dan sepi.

No comments:

Post a Comment